November
28
Posted on 28-11-2007
Filed Under (Tentang Bali) by admin

Desa Trunyan

Desa Trunyan merupakan sebuah desa kuno di tepi danau Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli. Desa ini merupakan sebuah desa Bali Aga, Bali Mula dengan kehidupan masyarakat yang unik dan menarik Bali Aga, berarti orang Bali pegunungan, sedangkan Bali Mula berarti Bali asli. Kebudayaan orang Trunyan mencerminkan satu pola kebudayaan petani yang konservatif.

Berdasarkan folk etimologi, penduduk Trunyan mempersepsikan diri dan jati diri mereka dalam dua versi. Versi pertama, orang Trunyan adalah orang Bali Turunan, karena mereka percaya bahwa leluhur mereka ‘turun’ dari langit ke bumi Trunyan. Terkait dengan versi ini, orang Trunyan mempunyai satu mite atau dongeng suci mengenai asal-usul penduduk Trunyan adalah seorang Dewi dari langit.

Versi kedua, orang Trunyan hidup dalam sistem ekologi dengan adanya pohon Taru Menyan, yaitu pohon yang menyebarkan bau-bauan wangi. Dari perdaduan kata “taru” dan “menyan” berkembang kata Trunyan yang dipakai nama desa dan nama penduduk desa tersebut.

Desa Trunyan terletak di sebelah timur bibir danau Batur, letak ini sangat terpencil. Jalan darat dari Penelokan, Kintamani, hanya sampai di desa Kedisan. Dari Kedisan ke desa Trunyan orang harus menyeberang danau Batur selama 45 menit dengan perahu bermotor atau 2 jam dengan perahu lesung yang digerakkan dengan dayung. Selain jalan air, Trunyan juga dapat dicapai lewat darat, lewat jalan setapak melalui desa Buahan dan Abang.

Hawa udara desa Trunyan sangat sejuk, suhunya rata-rata 17 derajat Celcius dan dapat turun sampai 12 derajat Celcius. Danau Batur dengan ukuran panjang 9 km dan lebar 5 km merupakan salah satu sumber air dan sumber kehidupan agraris masyarakat Bali selatan dan timur.

Secara spesifik, terkait dengan kepercayaan orang Trunyan mengenai penyakit dan kematian, maka cara pemakaman orang Trunyan ada 2 macam yaitu:

  1. Meletakkan jenazah diatas tanah dibawah udara terbuka yang disebut dengan istilah mepasah. Orang-orang yang dimakamkan dengan cara mepasah adalah mereka yang pada waktu matinya termasuk orang-orang yang telah berumah tangga, orang-orang yang masih bujangan dan anak kecil yang gigi susunya telah tanggal.

  2. Dikubur / dikebumikan. Orang-orang yang dikebumikan setelah meninggal adalah mereka yang cacat tubuhnya, atau pada saat mati terdapat luka yang belum sembuh seperti misalnya terjadi pada tubuh penderita penyakit cacar, lepra dan lainnya. Orang-orang yang mati dengan tidak wajar seperti dibunuh atau bunuh diri juga dikubur. Anak-anak kecil yang gigi susunya belum tanggal juga dikubur saat meninggal.

Untuk keperluan pemakaman, di desa Trunyan terdapat 1 kuburan yaitu:

  • Sema wayah diperuntukkan untuk pemakaman jenis mepasah

  • Sema bantas, diperuntuukan untuk dengan penguburan.

  • Sema nguda, diperuntukkan untuk kedua jenis pemakaman yaitu mepasah (exposure) maupun penguburan.

 

    Read More   

Comments

BALIGEDE@GMAIL.COM on 9 May, 2008 at 2:51 pm #

BERAPA SEWA PERAHU UNTUK SAMPAI KE TRUNYAN?


afildzahshabrina@live.com on 17 September, 2008 at 8:39 pm #

saya sgt tertarik dgn sejarah terunyan.
bisakah di perinci .?


afildzahshabrina@live.com on 17 September, 2008 at 8:45 pm #

ttg asal muasalnya , bgaimana sifat warga-warga di sana ?
sayaa pernah hampir ke sana . Tetapi saat ditawari menggunakan boot dgn harga 600rb , saya lgsg menolak .
itu mahal sekali menurut saya .
lagipula saya dengar dari warga di luar terunyan , ke sana itu rawan . supir bootnya suka meminta upah lebih di dalam perjalanan . kl kita tidak kasih ia akan mengancam kita di turunkan .
lgpula org yg tgl di luar terunyan sendiripun tidak berani kesana .


nata_stitna@yahoo.co.id on 22 July, 2009 at 5:13 pm #

Kemarin saya dapat mainan ke trunyan. ketika saya sampai di kuburan trunyan( sema Trunyan) saya melihat tidak begitu banyak ada tengkorak yang di pajang. padahal dulu saya lihat di TV, banyak ada Tengkorak yang di pajang. Kemana tengkorak yang banyak itu? Kita melihat dari awal nya trunyan, pasti sudah banyak orang yang meninggal disana. itu yang buat saya bertanya- tanya. Apakah ada Hal yang misteri yang masih di sembunyikan di balik Trunyan tersebut. kalo saya liat trunyan masih memiliki banyak tempat yang perlu orang ketahui tentang trunyan yang mencerminkan kebudayaan orang bali asli. begitu juga dengan pemandu wisata yang ada disana seharusnya mau menjelaskan bagai mana sejarah trunyan, apa aja pantangan ke sana, apa aja yang harus di perhatikan jika berkunjung ke sana, yaaa pokoknya bikin orang yang berkunjung terkagum-kagum dengan kebudayaan bali itu sendiri. Jangan pemandu wisata nya hanya mementingkan uang saja. Trus terang saja saya merasa kecewa dan kurang puas dengan pemandu wisata yang sedikit-dikit uang. dan informasi tentang trunyan tidak begitu jelas. Terimakasih…


ghatchu@yahoo.com on 14 August, 2009 at 4:30 pm #

ktika tahun lalu saya berkunjung ke BALI..sempat ingin mengetahui kehidupan apa saja yg dijalani oleh masyarakat asli di desa trunyan..

namun sayang schedule bditu padat,,sehingga ketika ingin mampir hari terlalu sore,,

jd seseorang guide local kami mengutuskan tidak jadi..

-_-


osilianakarindut@rocketmail.com on 9 September, 2009 at 9:57 pm #

dulu saya prnah datang ksana
dari kjauhan 20m kliatan banyak orang
saya pikir itu pengunjung
gak taunya pengmis yang sengaja mengumpul untuk minta minta uang dgn cr paksaan


Gakapa@yahoo.co.id on 23 September, 2009 at 8:03 am #

Katanya d sana pnduduk trunyan banyak yg kena lepra, btl tdk?


forexstrat_egy on 23 December, 2009 at 8:30 pm #

I am definitely bookmarking this page and sharing it with my friends.

:)


whey.protein.side.effects on 24 December, 2009 at 5:48 pm #

Very outstanding place.
The information here is very helpful.

I will give it to my friends.

Cheers


Prardydarge on 30 January, 2010 at 5:23 pm #

Very nice Blog, I will tell my friends about it.

Thanks


fix bad creditsmortRome on 11 February, 2010 at 3:51 pm #

This may be a nice webpage.

I’ve bookmarked this particular web site and also I will tell my girlftriend about this.

Bless you


credit repairsmortRome on 11 February, 2010 at 10:06 pm #

It is a good web page.

I’ve bookmarked this page and also I’ll notify my girlftriend about it.

Credit


Post a Comment

You must be logged in to post a comment.